Sumber: https://powermathematics.blogspot.com/2015/11/persepsi-guru-tentang-pendekatan.html
Refleksi yang saya dapatkan :
Persepsi Guru mengenai Pendektan Saintifik dapat saya simpulkan,
1.Sumber informasi yang diperoleh guru mengenai pendekatan saintifik sangat mudah untuk diakses serta dapat digunakan di jenjang pendidikan SD hingga perkuliahan
2. Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras
3. Kelebihan menggunakan Pendekatan Saintifik,
siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.
4. Beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.
5. Kelemahan menggunakan Pendekatan Saintifik,
Membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,
Pendekatan Saintifik
Pendekatan saintifik merupakan suatu mekanisme
untuk memperoleh pengetahuan dengan prosedur yang didasarkan pada suatu metode
ilmiah. Pendekatan ini terdiri dari beberapa langkah, yaitu: mengamati;
menanya; mengumpulkan informasi; mengasosiasi; dan mengkomunikasikan.
Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Langkah-langkah Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik
Langkah Pembelajaran
|
Deskripsi Kegiatan
|
Mengamati
Menanya
Mengumpulkan informasi/mencoba
Menalar/
mengasosiasikan
Mengkomunikasikan
|
Mengamati dengan indera (membaca, mendengar, melihat,
menonton dan sebagainya) dengan dan/atau tanpa alat.
Membuat dan mengajukan pertanyaan, tanya jawab,
berdiskusi tentang informasi yang belum dipahami, informasi tambahan yang
ingin diketahui, atau sebagai klarifikasi.
Mengeksplorasi, mencoba, berdiskusi, mendemonstrasikan,
meniru bentuk/gerak, melakukan eksperimen, membaca sumber lain selain buku
teks, mengumpulkan data dari nara sumber melalui angket, wawancara, dan
memodifikasi/menambah/mengembangkan.
Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan, menganalisis
data dalam bentuk membuat kategori, mengasosiasi atau menghubungkan
fenomena/informasi yang terkait dalam rangka menemukan suatu pola dan
menyimpulkan.
Menyajikan laporan dalam bentuk bagan, diagram atau
grafik, menyusun laporan, dan menyajikan
laporan meliputi proses, hasil dan kesimpulan secara lisan.
|
Sumber: Permendikbud No.
103 tahun 2014
Refleksi yang saya dapatkan :
Persepsi Guru mengenai Pendektan Saintifik dapat saya simpulkan,
1.Sumber informasi yang diperoleh guru mengenai pendekatan saintifik sangat mudah untuk diakses serta dapat digunakan di jenjang pendidikan SD hingga perkuliahan
2. Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras
3. Kelebihan menggunakan Pendekatan Saintifik,
siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.
4. Beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.
5. Kelemahan menggunakan Pendekatan Saintifik,
Membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,
Kesimpulan dari persepsi guru di atas, saya berkesimpulan Pendekatan Saintifik dapat menjadi pilihan salah satu pilihan pendekatan yang dapat digunakan oleh guru dalam melakukan pembelajaran terutama pembelajaran matematika. Langkah-langkah yang didasarkan metode ilmiah membuat siswa belajar aktif (berpartisipasi), membangun pengetahuannya sendiri, serta membuat pembelajaran tersebut lebih bermakna.
wahhh terima kasih
BalasHapus